Activity


  • Lauesen Johnson posted an update 1 year, 4 months ago  · 

    Pemakaian pupuk kimia menjadi salah satu metode yang diaplikasikan oleh petani untuk meningkatkan kadar hara di dalam tanah. Dengan hara yang cukup di dalam tanah akan membantu memberikan kesuburan pada tanah. Kesuburan ini akan membikin tanaman menjadi tercukupi gizi dan kebutuhannya. Pupuk kimia ini dianggap lebih ampuh dalam meningkatkan kesuburan tanah apabila dibandingi pupuk organik. Anggapan ini yang sepatutnya diluruskan, karena penerapan
    pupuk kimia yang terus menerus ini akan memberikan dampak yang kurang bagus bagi lingkungan. Tak untuk esok hari atau setahun kemudian. Melainkan akibat yang dirasakan yaitu beberapa tahun ke depan atau pada bentang panjang.

    Tanah akan memadat atau menjadi keras kalau terlalu banyak mengandung pupuk kimia dan tentunya residu dari pupuk kimia tak akan sirna dalam waktu dekat. Untuk itu kalian perlu beralih pelan memakai pupuk organik. Ada sebagian jenis pupuk yang disebut organik. Apa sajakah itu? Berikut akan diulas mengenai ragam dari pupuk-pupuk organik yang bisa kalian gunakan. Yang pertama yaitu pupuk hijau. Dari namanya saja telah dapat ditebak bahwa pupuk hijau ini ialah pupuk yang berasal dari sesuatu yang hijau. Apa itu? Tanaman cenderung memiliki warna hijau.

    Benar sekali, pupuk hijau ini yaitu pupuk yang berasal dari tumbuhan yang sudah mengalami pelapukan. Tanaman yang umumnya digunakan sebagai bahan pupuk hijau ini dapat dari keluarga legum. Ragam pupuk selanjutnya yaitu pupuk sangkar. Pupuk kandang ialah pupuk yang terbuat dari kotoran hewan seperti sapi, ayam, kambing, maupun kelinci. Tipe pupuk yang selanjutnya yang dapat diaplikasikan adalah pupuk hayati. Pupuk ini berasal dari mikroorganisme yang berperan untuk menambah faktor hara di dalam tanah. Pupuk hayati ini terbuat dari organisme yang hidup seperti jamur dan kuman.

    Pupuk hayati memiliki peranan penting bagi ketersediaan elemen hara untuk tanaman. Kuman Rhizobium menjadi salah satu kuman yang bisa berfungsi sebagai penambat N di dalam tanah. Sekiranya menerapkan pupuk hayati dari bakteri ini karenanya bisa membikin faktor N yang semula tidak tersedia menjadi tersedia di dalam tanah. Bakteri ini bisa ditemukan dengan gampang di perakaran tanaman legum yang menyusun nodul akar.

    Untuk mendapatkan kuman hal yang demikian kalian bisa mencabut tanaman legum yang mempunyai akar berbintil dan menumbuk bintil akar tersebut. Ada juga pupuk kompos yang dapat dipakai sebagai salah satu pupuk organik untuk menambah tingkat kesuburan dari tanah dan memberikan kecukupan unsur hara pada tanaman tanpa membikin lebih banyak pengaruh yang kurang baik bagi lingkungan. Nah itulah tadi sebagian variasi pupuk yang berasal dari bahan organik yang bisa kalian pakai. Semoga berita hal yang demikian dapat berkhasiat untuk kalian.